• Seluruh hadist tentang mengeringkan badan dengan kain handuk setelah berwudhu tidak ada yang shahih
  • Juga hadist mengusap leher ketika berwudhu adalah batil
  • Dan hadist-hadist tentang dzikir yang diucapkan ketika membasuh atau mengusap anggota wudhu semuanya batil, tidak satupun yang shahih
  • Yang paling dekat kebenaran dari riwayat-riwayat tentang dzikir ketika wudhu adalah hadist-hadist tentang disyariatkannya membaca basmalah ketika berwudhu. Imam Ahmad berkata, “tidak ada hadist yang shahih tentang membaca basmalah ketika wudhu”. Namun hadist-hadist tersebut (jika dikumpulkan menjadi hasan)
  • Demikian juga hadist tentang disyariatkannya tasyahhud setelah selesai wudhu yaitu ucapan : “Asyhadu an la ilaha illallahu wahdahu la syarikalah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh, Allahummaj’alnii minat-tawwabina, waj’alni minal mutatohhiriin”
  • Dalam hadist yang lain riwayat Baqiy bin Makhlad dalam musnadnya (disebutkan lafazh dzikir yang lain), “Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu an la ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaika” (Dua) dzikir yang diucapkan setelah berwudhu dan juga basmalah yang diucapkan ketika memulai wudhu inilah yang diriwayatkan dalam kitab-kitab sunan dan juga musnad
  • Sedangkan hadist tentang dzikir yang mengiringi basuhan anggota-anggota wudhu semuanya batil
About these ads