• Tidak meminta sesuatu yang tak mungkin terjadi baik secara logika maupun kebiasaan
  • Tidak boleh meminta sesuatu untuk membolehkan yang haram atau menghalalkan yang haram
  • Tidak mendoakan keburukan pada orang yang tidak berhak atau untuk hewan
  • Tidak boleh berdoa semisal untuk panjang umur atau harta banyak, bila dengan tujuan menyombongkan diri atau sebagai fasilitas untuk memenuhi syahwat.
  • Tidak berdoa untuk tujuan menguji kemampuan. Namun doa harus tulus dan murni. Karena tidak ada hamba yang bisa menguji-Nya
  • Tidak menyibukkan diri dengan doa hingga lupa menunaikan yang wajib
  • Tidak menganggap besar suatu kebutuhan hingga ia berdoa dengan semua apa yang ia inginkan. Allah Swt lebih agung dari hal itu, dan Allah tidak butuh dimuliakan oleh siapapun
  • Tidak menyesal atau putus asa karena tidak lekas dikabulkan. Sebab sebenarnya kebaikannya terletak pada penundaan pengabulan doa. Doa merupakan ibadah, sehingga keputus asaan itu bisa menafikkan esensi ibadah itu sendiri
  • Tidak membatasi diri untuk berdoa dengan lafazh yang dirangkai orang lain, tanpa mengetahui maknanya. Juga tidak selalu berupaya meniru lafazh doa tersebut.
  • Memperbagus ucapan ketika berdoa dan menghindari kata-kata buruk.
  • Berdoa dengan Asmaul Husna
  • Hendaknya seseorang meyakini, tidak ada yang mampu memenuhi kebutuhan kecuali Allah
About these ads