Aurat adalah sesuatu yang jika diperlihatkan akan mencemarkan. Dengan kata lain aurat adalah anggota tubuh yang harus ditutup dan dijaga sehingga tidak menimbulkan aib.

Perempuan itu aurat, seluruh tubuh perempuan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki mempunyai daya tarik. Gerak-gerik perempuan sering menjadi santapan nafsu hewani karena begitu menariknya. Apabila seorang perempuan sedikit saja memperlihatkan auratnya, hati-hatilah, karena setan mengitarinya.

Rasulullah saw bersabda,

“Perempuan itu aurat, apabila ia keluar rumah, maka berdirilah setan kepadanya” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Madjah)

Wanita sering diidentikkan dengan bunga sebagai lambang keindahan. Tidak ada yang paling nikmat dipandang, menurut pandangan nafsu, selain aurat wanita. Itu sebabnya, banyak wanita yang menjadikan tubuhnya sebagai aset untuk meraih popularitas dan kekayaan (uang) sebanyak-banyaknya, karena tubuh wanita memiliki daya tarik yang luar biasa.

Allah Swt berfirman,

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”. (QS. Ali Imron :14)

Oleh karena itu, wanita shalihah senatiasa menjaga auratnya. Ia tidak terbawa oleh trend busana yang mempertontonkan aurat, seperti yang sedang booming saat ini. Betapa tidak, dengan mudahnya kita menyaksikan jutaan perempuan yang mempersilahkan auratnya disapu mata sembarang orang. Mereka ceraikan rok dari lututnya, meruncingkan kerah belahan dada, dan memperluas areal pameran punggung. Pakaian yang fungsinya menutup aurat dan melindungi mereka dari daftar calon korban perkosaan, telah kehilangan makna hakikinya. Malahan mereka merasa bangga jika mampu menarik nafsu birahi kaum pria dengan busananya yang ekstra ketat atau setengah telanjang. tersebut.

Wanita shalihah senantiasa ingat dengan peringatan Rasulullah saw dala hadist :

“Ada dua golongan ahli neraka yang belum pernah saya lihat : pertama, kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (yakni para penguasa yang dzalim). Kedua, perempuan yang berpakaian tapi telanjang , yang selalu berbuat maksiat dan menarik orang lain untuk berbuat maksiat. Rambutnya sebesar pungguk unta. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mencium wanginya. Padahal, wangi surga itu tercium sejauh perjalanan yang amat panjang” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, wanita shalihah senantiasa menutupi tubuhnya dengan pakaian dan jilbab yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist.

About these ads