Disebutkan dalam riwayat, bahwa sebagian nabi berkata kepada malaikat maut, “Apakah engkau mempunyai utusan-utusan yang engkau utus mendahului agar manusia waspada terhadapmu?”. Ia menjawab, “Ya, demi Allah, aku mempunyai utusan-utusan yang cukup banyak berupa penyakit, rambut beruban, kesedihan, dan berubahnya pendengaran dan penglihatan. Jika orang yang mendapat peringatan tersebut tidak ingat dan tidak bertaubat, maka ketika aku mencabut nyawanya, aku memanggilnya, “Bukankah aku telah mengirimkan kepadamu utusan demi utusan, pemberi peringatan demi pemberi peringatan?”. Setiap hari malaikat maut berseru, “Wahai orang-orang yang berusia 40 tahun! Inilah saat untuk mengambil perbekalan. Pikiranmu telah matang dan anggota tubuhnya sangat kuat. Wahai orang-orang yang telah berusia 50 tahun! Telah dekat waktu untuk mengambil dan memanen . wahai orang-orang yang telah berusia 60 tahun! Kalian lalai terhadap siksa dan kalian lalai terhadap tanggung jawabmu. Dan tidak ada penolong bagimu”.