Seorang pemuda melihat ke arah kanan dan kiri ketika lampu lalu lintas sedang menunjukkan merah. Setelah itu dia mengendarai kendaraannya secara bebas. Dia menggelengkan kepalanya karena rasa gembira atas kemenangannya dengan melewati lampu lalu lintas yang sedang menunjukkan warna merah.

Coba anda perhatikan bahwa orang yang melewati lampu lalu lintas yang sedang menunjukkan warna merah menunjukkan bahwa perilakunya sangat rendah, dan akan sangat memuakkan jika dipandang oleh mata. Bahkan kemungkinan akan mengundang kebencian orang lain kepadanya.

Ada seorang pemuda yang membuang sia-sia waktunya saat mengendarai mobilnya. Sambil mengeluarkan suara yang bising, mobil itu dipacu dalam kecepatan yang tinggi saat berada di jalan raya. Dia mengendarai mobilnya secara zig-zag, atau saling balapan dengan kawan-kawannya di jalan-jalan kota. Dia mengira apa yang dilakukannya itu bisa mengundang kekaguman dan tepuk tangan orang lain. Demi Allah, tidak, malah ulah mereka menunjukkan sosok pemuda yang tidak pernah berbuat kebajikan, padahal dengan kebajika tersebut mereka dapat membuktikan ketaatannya kepada Allah. Bukankan perilaku mereka itu bisa berakhir di dalam rumah sakit atau kubur? Bukankah akhir dari perilaku mereka itu sering mengakibatkan kelumpuhan, pingsan, atau patah tulang?

Apakah seorang di antara kalian akan senang jika menghabiskan waktunya di rumah sakit? Apakah perbuatannya itu tidak merusak kehormatan pribadinya serta melukai perasaan kedua orang tuanya?

Ada seorang pemuda yang ketika lampu lalu lintas sedang menunjukkan warna merah mengedarkan pandangannya ke arah mobil-mobil, menjenguk siapa saja yang berada di dalamnya, atau sekedar melihat perempuan yang kebetulan berada di dalam mobil tersebut!

Ada seorang pemuda yang ketika seorang perempuan muslimah lewat didepannya dia tidak menunjukkan sikap apapun. Akan tetapi, pandangannya terus jelalatan mengikuti setiap langkah dan gerakan perempuan muslimah tersebut sampai dia menghilang dari pandangannya.

(Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami)