Bagaimana caranya agar pada saat dimana dosa-dosa kita dihisab saat hari akhir kita mendapatkan keringanan? Gampang, caranya adalah dengan bermuhasabah.

Apa itu muhasabah? Muhasabah adalah aktivitas akal untuk senantiasa mengontrol apa yang dilakukan akal dan nafsu baik dan buruknya lalu mengingat pekerjaan apa yang kita lakukan seharian ini dilihat yang mana yang baik dan buruknya kalau ada hal yang buruk saat kita bermusabah kita harus segera bertaubat dan memperbaikinya, singkatnya muhasabah itu instropeksi diri.

Biasanya muhasabah itu dilakukan pada malam hari menjelang tidur karena pada esok harinya kita harus memperbaiki kesalahan yang kemaren, contohnya : apa ada janji yang belum kita tepati, saat kita dipuji ketika membaca Al-Qur’an kita jadi bangga, mengerjakan sesuatu karena ingin dipuji, sedekah saat orang banyak, pamer saat memakai baju baru atau ngedengar tetangga bergosip kita ikut menimpali. Biasanya hal -hal ini terutama ngegosip itu sering kita lakuin dengan menonton infotainment misalnya, itu dosa tetapi banyak yang tidak mengetahuinya.

Kenapa saya bilang menonton infotainment itu dosa :

  • Seorang muslim yang baik dia tidak akan menggunjingkan atau membicarakan keburukan orang lain terlebih lagi kita tidak mengenal orang tersebut, apa anda kenal dengan mayang sari? kenal sama dewi persik? tidak kan, lalu kenapa harus membicarakan apa-apa saja yang mereka lakukan? Tahukan anda bahwa dosa menggunjing, mengumpat orang itu dosanya jauh lebih besar daripada dosa seorang pezina? apa anda mau saat hari akhir nanti pahal-pahala yang susah payah anda kumpulkan dipindahkan kepada setiap orang-orang yang telah anda gosipin?
  • Seorang muslim yang baik dia tidak akan mencari-cari aib dan kesalahan orang lain untuk jadi bahan pembicaraan, untuk disebar luaskan. Apalagi ada seorang ibu yang saat ditanya kenapa ia suka menonton infotainment lalu ia mengatakan  “soalnya kalo ga tau gosip terbaru saat ngumpul sama teman-teman nanti saya dikatain ga gaul”. Simple dan jelas bahkan hal ini tidak hanya  dilakukan para wanita terkadang para pria pun suka menonton infotainment (hal yang paling tidak ada gunanya)
  • Seorang muslim yang baik dia akan selalu sibuk mencari-cari aibnya sendiri sehingga dia tidak sempat  bahkan tidak peduli  dengan aib orang lain.

Begitu banyak sekali dosa yang tidak disadari terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, lagi asyik nonton acara tv favorit dengar suara adzan magrib lalu anda berkata “ah besok juga masih ada magrib kalo acara ini kan cuma ada hari ini”.

Sadarkah anda bahwa setiap lirikan mata kita, gerakan tangan, kaki, semua yang kita lakukan secara sadar ataupun tidak, semuanya tercatat dalam sebuah kitab dimana isi kitab itulah yang akan kita pertanggung jawabkan kelak di hadapan Allah SWT. Apa yang anda jawab saat anda ditanya kenapa anda lebih memilih menonton tv daripada mengerjakan shalat? kenapa anda membicarakan keburukan orang lain? kenapa anda melakukan seks bebas? apa anda berani mengatakan hal yang sejujurnya saat neraka terlihat jelas di depan mata anda?

Itulah alasannya kenapa muhasabah itu begitu penting karena jiwa kita tidak akan baik kalo kita tidak bermuhasabah. Allah telah berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah” (QS.  Al-Hasyr: 18)

Mari kita lakukan muhasabah setiap malam, mengingat dan menyesali hal-hal buruk yang telah kita lakukan segera memohon ampunan kepada Allah sebelum terlambat, jangan sampai malaikat maut terlebih dahulu datang menghampiri sebelum taubat kita laksanakan. Rasulullah saw bersabda “hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, maka timbanglah amal kalian dengan syariat ini sebelum amal kalian ditimbang”