“Sesungguhnya Allah, bila menyukai sebuah kaum maka Dia akan menurunkan cobaan kepada mereka. Maka barangsiapa yang ridha dengan ujian itu maka keridhaan Allah baginya, dan barangsiapa yang membenci maka kebencian pula yang akan dia terima” (Al-Hadist)

“Orang yang paling berat menerima cobaan adalah para Nabi, kemudia orang-orang terbaik setelah mereka. Seseorang dicoba sesuai dengan kadar keagamannya. Cobaan itu akan senantiasa diturunkan kepada hamba sehingga ia dibiarkan berjalan diatas bumi tanpa menanggung satu kesalahan pun”. (Al-Hadist)

“Sungguh unik perkara orang mukmin itu! Semua perkaranya adalah baik. Jika mendapat kebaikan ia bersyukur, maka itu menjadi sebuah kebaikan baginya. Dan jika ditimpa musibah ia bersabar, maka itu juga menjadi sebuah kebaikan baginya” (Al-Hadist)

Ketahuilah bahwa seandainya seluruh umat manusia itu berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu berupa sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepadamu selain berupa sesuatu yang telah ditetapkan Allah bagimu. Dan, seandainya mereka semua berkumpul untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang ditetapkan Allah atasmu”. (Hadist Qudsi)

“Orang-orang shaleh mendapat cobaan, kemudian orang-orang yang terbaik setelah mereka, lalu yang terbaik setelah mereka (Al-Hadist)

“Orang mukmin itu ibarat tanaman yang masih baru tumbuh, yang ditiup angin ke kanan dan ke kiri” (Al-Hadist)