• Ia harus membaca doa-doa yang sifatnya memohon perlindungan (mu’awwidzat), dzikir-dzikir dan doa apa saja.

“dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki” (QS. Al-Falaq : 5)

  • Ia harus menyembunyikan rahasianya terhadap orang yang mendengki.

“janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain; namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri” (QS. Yusuf : 67)

  • Ia harus menjauhi si pendengki itu

“dan jika kamu tidak beriman kepadaku maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)”. (QS. Ad-Dukhan : 21)

  • Ia harus berbuat baik kepadanya untuk meredam kemungkinan kejahatan yang ia lakukan

“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia” (QS. Fushshilat : 34)