Dalam sebuah hadist disebutkan : “Kami tidak perah mengatakan kecuali apa yang membuat Rabb-ku ridha”

Anda menanggung tugas yang suci, yakni tunduk dan pasrah pada saat anda dihadapkan pada takdir agar hasil yang diperoleh menjadi kemaslahatan, dan akibat baiknya juga untuk diri anda. Sebab, dengan kesadaran seperti ini anda akan terhindar dari kerugian di hari ini dan kebangkrutan di masa mendatang.

Satu-satunya jalan anda adalah anda harus beriman kepada takdir Allah, sebab takdir pasti akan diberlakukan. Meski, anda harus mengelupaskan diri dari kulit dan keluar dari baju anda.

Orang yang terbiasa menempatkan dirinya dalam kesedihan akan tetap berada dalam kesedihan meskipun sedang tidur di atas ranjang yang empuk. Sejarah memberi kesaksian kepada kita bahwa keagungan dan kebahagiaan telah menyerahkan pusat kendalinya kepada orang-orang dari latar belakang lingkungan yang berbeda. Yakni lingkungan yang didalamnya ada kebaikan dan kejahatan, dan lingkungan yang tidak memisahkan antara kebaikan dan kejahatan secara tegas. Di lingkungan itu tumbuh manusia-manusia yang mampu memikul tanggung jawab di atas pundak mereka dan bukan melepas tanggung jawab.