Sebagian orang tidak berdoa dan selalu beralasan dengan ucapan yang selalu mereka ulang “Allah mengetahui keadaanku, karena itulah aku tidak butuh berdoa”. Orang yang berpendapat demikian, bertentangan dengan firman Allah

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku,niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Al-Mu’min/Ghafir : 60)

Tak mau berdoa, menyebabkan kemurkaan Allah Swt. Rasulullah besabda “Orang yang tidak meminta kepada-Nya, akan mendapatkan murka dari-Nya” (HR. Tirmidzi <shahih>)

Meninggalkan doa membuktikan bahwa seseorang lemah. Hal itu dilarang, Rasulullah saw bersabda :

“Manusia yang paling lemah adalah yang enggan berdoa. Dan manusia peling bakhil adalah yang pelit untuk mengucapkan salam” (HR. Tabrani <shahih>)

Makna hadist di atas adalah, manusia yang paling lemah cara berpikirnya dan paling buta cara pandangnya adalah yang enggan meminta kepada Allah Swt, terutama ketika ia dalam keadaan yang sangat membutuhkan, dalam keadaan terpojok, dan sebagainya. Sebab, dengan meninggalkan doa, berarti ia telah meninggalkan perintah-Nya dan membawa dirinya pada murka Allah Azza wa Jalla, dimana ia telah acuh terhadap apa yang sebenarnya tidak sulit baginya.

Hadist di atas adalah bantahan terhadap orang yang mengklaim bahwa meninggalkan doa itu lebih utama. akna ‘orang paling bakhil’ adalah manusia yang paling tidak mau mendapatkan keutamaan dan paling pelit untuk memberi. Artinya, ‘orang yang pelit untuk mengucapkan salam’, yaitu kepada orang yang dijumpainya dari kalangan orang beriman, baik yang ia kenal atau tidak.

Salam, meski ringan dilakukan tapi pahalanya besar. Karena itu hanya orang bakhil yang meninggalkan sesuatu yang ringan dan dapat mendekatkan dirinya kepada Allah, bakhil terhadap pahala-pahala dan meremehkan ajaran-ajaran syariat. Dikatakan bakhil, karena ia tidak melakukan perintah syari’ untuk mengucapkan salam. Allah dan Rasul-Nya menganggapnya sebagai makhluk paling bakhil karena pelit dalam urusan harta, itu bisa lebih dimaklumi. Karena harta memang disukai oleh hati dan tabiat manusia. Untuk memberikan harta, terkadang ada rasa berat di hati. Sedangkan kalimat salam, tidaklah mengambil hartanya sedikit pun. Karena itu, orang yang tidak mau mengucapkan salam kepada orang yang ditemuinya, dikategorikan sebagai orang yang pelit. Ia bakhil untuk sekedar mengatakan “assalamu’alaikum”, maka dihukumi sebagai orang paling bakhil

Orang yang tak mau berdoa, berarti ia telah meninggalkan perintah yang harus ia lakukan, sekaligus membuat dirinya dimurkai Allah. Padahal dalam doa itu terdapat kebaikan baginya, keridhaan Rabbnya. Karena doa merupakan ibadah.

Berdoa adalah pekerjaan mudah, tidak membutuhkan usaha keras, tak perlu bersusah payah. Dengan demikian, orang yang meninggalkan doa adalah manusia paling lemah.