Belum lama ini ada sebuah survey (entah bisa dipertangung jawabkan atau tidak keakuratannya) yang dilakukan terhadap anak-anak SMU di sebuah kota kecil di Jawa. Hasil survey itu sungguh mengejutkan karena 3 dari 5 siswi sudah tidak gadis lagi!

Na’udzubillah! Itu baru survey di kota kecil, bagaimana kalau di kota besar? Rasanya nggak sanggup membayangkannya. Jadi ingat pepatah “seribu kali lelaki salah langkah, dunia masih tersenyum. Tapi sekali wanita salah melangkah maka dunia akan menangis”.

Siapa yang nggak berkabung sih, kalau kuncup-kuncup bunga yang seharusnya bermekaran indah di taman kehidupan, layu sebelum berkembang. Mungkin zaman dulu mereka terenggut oleh pemaksaan dan pemerkosaan para penguasa bejat atau penjajah. Tapi saat ini, gadis-gadis itu rela menyerahkan dirinya pada seorang lelaki atas nama cinta! Atau bahkan atas nama materi!

O, gadis… apalagi yang bisa kau banggakan saat kalung kesucian yang termahal telah kau gadaikan hanya demi cinta semu. Bahkan ada juga yang menukarnya demi uang dan gemerlapnya dunia! Astagfirullah…

Kamu pernah nonton film virgin yang heboh itu? Mending ga usah deh! Pembuat film itu bilang kalau dalam film virgin ada pesan moral, yakni jangan melakukan seks sebelum nikah. Namun justru keseluruhan isi filmnya, penonton yang melihat justru diajarin bagaimana menjalani kebebasan hidup. Berbuatlah apapun kaum muda, asal jangan mengorbankan virginitas. Padahal kan dalam islam sudah ada aturannya, hidup tidak boleh semaunya sendiri.

Sebagian orang yang sok modern memang banyak yang melakukan pembelaan bahwa masalah free seks adalah masalah biasa dalam era globalisasi dan gombalisasi ini. Bahkan mereka menilai ini sebagai hak asasi manusia apabila dilakukan atas dasar suka sama suka! Sungguh ironis!

Pengaruh moral serba boleh alias moral permisiveness yang diadopsi dari barat dan ditiru mentah-mentah oleh kita yang cenderung menganggap semua yang datangnya dari barat adalah ciri kemajuan bangsa, telah melunturkan moral dan akhlak masyarakat kita yang dulu dikenal agamis.

Bukan hanya itu saja, peluang-peluang untuk berbuat maksiat entah disengaja atau tidak semakin terbuak lebar. Seks telah dieksploitasi sebebas-bebasnya di berbagai media baik cetak maupun elektronik sebagai komoditi, iklan dan hiburan. Sedih memang, ketika kita melihat disebuah sinetron, anak sekolah dasar pun sudah diajarkan untuk berpacaran dan mencium seorang teman prianya yang telah menyelamatkan dirinya.

Lagi-lagi masyarakat sekarang semakin permisif, toleran dan menganggap tabu mencampuri urusan orang lain sehingga tidak perduli lagi bahwa ada perzinahan di dekat rumah mereka.

Gadisku terindah, semoga dan semoga kamu bukan bagian diantara mereka yang tidak peduli lagi pada moral dan akhlak. Zaman boleh berubah, waktu boleh berganti tapi kehormatan sampai kapanpun harus tetap dijunjung tinggi. Ingat, agama islam berlaku sampai akhir zaman dan hukumnya tidak bisa ditawar lagi, tetap up to date dan universal.

Islam melarang perzinahan. Hukum islam sangat keras bagi para pelaku zina karena zina bisa merusak keturunan, menghancurkan rumah tangga, meretakkan hubungan kekeluargaan, mengakibatkan berkembannya penyakit kelamin, membangkitkan kejahatan seksual dan merendahkan akhlak manusia. Allah dalam firman-Nya menegaskan :

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al-Isra : 32)

Tuh kan… mendekati zina aja udah dilarang banget dalam Al-Qur’an apalagi melakukannya.

Nah para cewek, kesucian yang terjaga menunjukkan betapa luhurnya budimu. Jangan main-main dengan yang satu ini, karena sekali kita salah jalan, seumur hidup kita akan menyesal. Nggak perlu takut dibilang kuper atau kolot karena sudah segede ini masih virgin dan nggak punya pacar. Biarin aja orang mau bilang apa. Kata Allah, laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik-baik, dan laki-laki pezina hanya untuk wanita pezina.

Suatu saat nanti, engkau akan persembahkan semuanya kepada seseorang yang layak dan halal bagimu. Dialah suamimu, suami pilihan dari Allah yang diciptakan hanya buatmu, khusus untukmu…