Sinetron religi menyeruak pertelevisan indonesia sehingga hampir semua stasiun televisi swasta menayangkan sinetron bernuansa religi, mereka terpicu membuat sinetron religi karena pada umumnya masyarakat indonesia beragama islam dan maraknya tabloid yang mengungkap tentang misteri alam gaib, dunia lain dan misteri kematian manusia serta dongen-dongeng legendaris yang berbau mistik, tahayul dan khurafat yang melekat di masyarakat kita, maka peluang emas ini ditangkap para borjuis agama untuk membangun industri dan bisnis raksasa berbagu religi untuk mengeruk keuntungan yang besar. Ibarat sandal ketemu pasangannya dan gayung pun bersambut. Maka peluang ini disambut antusias oleh para produser sinetron bersama para ustadz setengah artis berpacu untuk jual tampang dalam rangka numpang tenar dan populer dengan kendaraan agama yang bermerk sinetron religi sehingga ayat-ayat Al-Qur’an dijadikan hiasan layar kaca dan hadist Nabi diperalat untuk menarik simpati pemirsa, dengan harapan para pendulang rupiah terus pasang iklan, tidak peduli harus merengek dan mengemis kepada pengusaha rokok dan bir, yang penting menjadi bintang sinetron. Jika mempelajari sinetron religi ala indonesia dari waktu ke waktu dengan bangga dan beraninya para produser membuat sinetron religi tanpa merasa takut salah dan menodai nilai-nilai islam, padahal banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan acara sinetron tersebut antara lain :

1.Sinetron melatih para pemuda baik laki-laki dan wanita untuk melakukan tindakan kekerasan, memicu pemerkosaan, berbuat kekejian, dan menebar kenistaan serta mendorong pelecehan seksual di tengah masyarakat.
2.Sinetron memotivasi kaum wanita untuk bersikap berani dan durhaka kepada sang suami sehingga menyebabkan banyak terjadi kasus perceraian dan percekcokan rumah tangga, bahkan sinetron mendorong wanita keluar rumah dan berbaur dengan kaum laki-laki yang bukan mahramnya dan pamer perhiasan serta mengumbar aurat sehingga perzinahan dan perselingkuhan sulit untuk dihindarkan.
3.Penghinaan terhadap orang shalih dan melempar aib kepada mereka, bahkan menganggap mudah atau meremehkan urusan agama dengan menyukai apa yang dilarang oleh agama seperti mengabaikan penggunaan jilbab, berdandan secara berlebihan, mengajak kaum wanita untuk bepergian ke luar negeri yang akrab dengan perbuatan rendah dan hina serta bertentangan dengan akhlak-akhlak mulia.
4.Acara sinetron melenyapkan akhlak yang mulia dan menebarkan kebiasaan yang buruk seperti berdusta, berkhianat, berbuat kefasikan dan kemaksiatan serta menyakiti perasaan orang yang memiliki ghirah terhadap agama dan menjaga kehormatan dirinya serta kehormatan para wanita.
5.Sinetron memotivasi untuk merokok, menyebabkan kaum muslimin malas beribadah dan hidup hanya mengagungkan syahwat.
6.Sinetron mencemari akidah islam, melemahkan akidah, menebar propaganda pemurtadan, mengajak kepada kemaksiatan dan membunuh kecemburuan terhadap mahram mereka sehingga mereka dengan gampang melakukan tindakan kebodohan dan kehinaan.