You are currently browsing the tag archive for the ‘musibah’ tag.

Tidak ada yang lebih sulit di dunia ini dibandingkan dengan sabar. Sabar di sini bisa berarti sabar terhadap yang dicintai, dan sabar terhadap yang tidak disukai. Sabar diperlukan dalam melakukan sesuatu yang sangat panjang masanya, atau ketika terjebak dalam putus asa karena sudah buntu. Untuk menjalani masa yang panjang itu dibutuhkan bekal yang cukup, agar bisa menyelesaikan perjalanan itu sampai tujuan. Dan, bekal itu sendiri bermacam-macam, diantaranya Baca entri selengkapnya »

Iklan

Ibn Rajab pernah bercerita tentang seorang ahli ibadah yang sedang berada di Makkah. Dia kehabisan bekal dan kelaparan. Tubuhnya limbung. Ketika sedang berjalan di salah satu gang di kota Makkah dia mendapatkan sebuah kalung yang sangat mahal harganya. Diambilnya kalung itu dan dimasukkannya ke dalam saku, lalu pergi ke Masjidil Haram. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang mengumumkan bahwa dirinya telah kehilangan kalung. Orang yang kehilangan kalung itu menjelaskan bagaimana bentuk kalung yang hilang itu. Ternyata semua keterangan yang dia sampaikan mengacu kepada kalung yang ditemukan orang tersebut. “Saya berikan kalung itu kepadanya namun dengan syarat memberikan imbalan kepada saya. Kalung itupun diambilnya, dan pergi begitu saja tanpa ucapan terima kasih, atau dengan memberikan apa saja. Ya Allah, aku biarkan semua itu untuk-Mu, maka gantilah untukku sesuatu yang lebih baik darinya”. Kata orang yang menemukan kalung itu.

Kemudian dia pergi ke laut, dan menumpang sebuah perahu Baca entri selengkapnya »

Artikel ini merupakan kiriman dari teman saya Metalia Freksi Budi dari Jogjakarta

Ketika Kita meminta, “Ya Allah ambillah kesombonganku dariku.”
Allah berkata, “Tidak, bukan Aku yang mengambil tapi kau yang harus menyerahkannya.”

Ketika Kita meminta, “Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat.”
Allah berkata, “Tidak, jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”

Ketika Kita meminta, “Ya Allah beri aku kesabaran.”
Allah berkata, “Tidak, kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”

Ketika Kita meminta, “Ya Allah beri aku kebahagiaan.”
Allah berkata, “Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.”

Ketika Kita meminta “Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan.”
Allah berkata, “Tidak, penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi Dan mendekatkanmu pada-Ku.”

Ketika Kita meminta, “Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat.”
Allah berkata, “Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.”

Ketika Kita meminta, “Ya Allah Bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cinta-Mu padaku.
Allah berkata “Akhirnya engkau mengerti”

Kadang kala Kita berpikir bahwa Allah tidak adil, Kita telah susah payah memanjatkan DOA, meminta Dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak Ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah Kita kirimkan tak Ada jawaban sama sekali, sementara orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik Dan sesuai, justru berakhir dengan penolakkan Dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan.

Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun justru kebutuhan yang terus meningkat.

Kadang permintaan Kita adalah yang terbaik karena menganggap Kita mengetahui dengan pasti apa yang dibutuhkan TETAPI Allah jauh lebih mengetahui keadaan Kita melebihi dari apa yang Kita pikirkan karena Dia adalah Sang Pencipta Dan Dia tahu dengan pasti apa akibat bila permintaan Kita dikabulkan Nya sedangkan diri Kita masih belum siap menerimanya.
Kita akan semakin jatuh, semakin jauh dari pada Nya Dan akan membanggakan kemampuan diri sendiri Dan tidak berharap sepenuhnya kepada Nya.

Berbahagialah bila doa2 anda belum dijawab karena Allah akan menuntun Dan menguatkan anda sehingga pada saat anda diberikan oleh Nya bibir Dan mulut anda tidak akan berhenti bersyukur Dan memuji kebesaran nama Nya……

Mungkin tidak sekarang tapi Allah tahu kapan mengabulkan doa2 mu karena Allah tahu yang terbaik yang Kita tidak tahu.

“Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.” (QS. An-Nur : 11)

Tidak semua orang jenius dan cerdik meniti perjalanan mereka dengan penuh kegigihan, kerena mereka sadar akan kekurangan yang ada pada mereka. Banyak ulama yang lahir dari bekas budak seperti Atha’, Said ibn Jubair, Qatadah, al-Bukhary, at-Tirmidzi, dan Abu Hanifah.

Banyak kalangan cendikiawan (yang karena luasnya pengetahuan mereka sehingga diibaratkan seperti samudra) yang buta Baca entri selengkapnya »

Jangan bersedih ! Karena rasa sakit dapat sirna, cobaan akan pergi, dosa akan terampuni, hutang akan terbayar, narapidana akan dibebaskan, orang yang hilang akan kembali, orang yang melakukan kemaksiatana akan bertaubat, dan orang yang fakir akan kaya.

Jangan bersedih ! Tidakkah anda memperhatikan bagaimana awan hitam itu tersingkap terang, malam yang demikian pekat menjadi terang benderang, angin yang sedemikian kencang itu mendadak tenang, dan angin puyuh itu mendadak berhenti ? Semua itu menandakan bahwa beban hidup anda pun pasti akan berakhir pada kehidupan yang aman, tentram dan menjanjikan masa depan yang gemilang.

Jangan bersedih ! Karena teriknya sinar matahari akan diteduhkan oleh bayangan, rasa haus yang mencekik di siang bolong akan disegarkan oleh air yang dingin dan rasa lapar yang melilit akan dikenyangkan oleh sepotong roti yang hangat. Bukankah keletihan karena begadang malam akan berujung pada tidur yag nyenyak, dan perasaan sakit akan tergantikan oleh kesehatan ? Karena itu, bersabar dan tunggulah barang sejenak.

Jangan bersedih, meskipun para dokter sudah kehabisan cara, kalangan orang bijak tak lagi mempan nasehatnya, para ulama tidak lagi berbuat apa-apa, para penyair hanya dapat menggeleng-gelengkan kepala, dan semua usaha tidak lagi ada yang berguna di hadapan takdir, qadha dan keniscayaan Allah.

  • Kenapa saya diuji ?

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta” (QS. Al-Ankabut : 2-3)

  • Kenapa saya tidak mendapatkan apa yang saya idam-idamkan ?

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. Al-Baqarah : 216)

“Allahumma la sahli illa ma ja’altahu sahlan wa ‘anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan”

Artinya : Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya

Pada tiap-tiap sesuatu terdapat tanda

yang menunjukkan bahwa Allah itu Esa

Sedekah adalah salah satu diantara pintu besar yang memberikan kelapangan dada dan kelegaan hati. Sesungguhnya mendermakan kebajikan akan dibalasi oleh Allah pelakunya di dunia ini dengan kelapangan dada, selalu senang dan gembira, dan Allah akan memberinya cahaya, melegakan hatinya dan memakmurkan keadaannya. Oleh karena itu, bersedekahlah sekalipun mampunya hanya sedikit dan janganlah anda meremehkan sesuatu yang akan anda sedekahkan, baik berupa sebiji kurma, sesuap makanan, seteguk air, atau seteguk susu. Hadiahkanlah sesuatu kepada orang miskin, berilah orang yang sengsara, beri makanlah orang yang lapar, dan jenguklah orang yang sakit. Apabila anda telah melakukannya, niscaya anda akan menjumpai bahwa Allah SWT akan meringankan kesusahan, kegundahan dan kesedihan anda. Sesungguhnya sedekah adalah obat yang tidak dapat ditemukan, kecuali dalam apotik islam

Kata Mutiara Hari Ini

Hidup ini cukup singkat untuk kita perpendek

karenanya

janganlah anda mencoba untuk lebih mempersingkatnya lagi